“Public speaking menjadi ujian terakhir yang menilai bagaimana para calon karyawan mampu menyampaikan ide, berkomunikasi efektif, dan menunjukkan kepercayaan diri di depan umum,” terang Kasmirus.
Tahap ini dianggap penting karena Kopdit Swasti Sari ingin melahirkan SDM yang tidak hanya cakap dalam pekerjaan administratif, tetapi juga mampu berdiplomasi dan menjadi wajah koperasi di tengah masyarakat.
Selaras dengan Visi Besar Lembaga
Keseluruhan proses seleksi tahun ini dirancang untuk menyelaraskan hati, pikiran, dan tindakan para calon karyawan dengan visi besar lembaga, yakni:
“Menjadi koperasi kredit terdepan dan pilihan masyarakat Indonesia.”
Kasmirus menegaskan bahwa SDM yang akan direkrut harus memiliki semangat kolektif, mampu bekerja dalam satu gerak bersama, dan bersedia mengesampingkan ego pribadi demi tujuan bersama.
“Kami ingin membentuk satu gerakan: gerakan hati, gerakan pikiran, dan gerakan perbuatan”.”
Di tengah persaingan dunia keuangan yang semakin kompleks, hanya SDM yang unggul, jujur, dan setia pada nilai-nilai kebenaran yang bisa membuat lembaga ini bertahan dari generasi ke generasi,” pungkasnya.












