“Ini menjadi tanda bahwa semangat persaudaraan dan toleransi hidup nyata di tengah kita,” tegasnya.
Di sisi lain, Ketua Stasi YMY, Zakarias Moruk, menegaskan bahwa perayaan Paskah tahun ini memiliki makna tersendiri karena dilaksanakan di tengah proses pembangunan gereja yang masih berjalan.
Ia menyebut, tahun ini merupakan tahun ketiga umat merayakan Paskah di lokasi gereja yang belum sepenuhnya selesai.
Meski demikian, progres pembangunan terus menunjukkan perkembangan positif dari waktu ke waktu.
“Dari hari ke hari kita terus berbenah dan membangun. Harapan kita, dalam waktu dekat bagian dalam gereja bisa segera diselesaikan sehingga umat dapat beribadah dengan lebih nyaman,” ujarnya.
Zakarias juga menyampaikan terima kasih kepada berbagai pihak yang telah membantu pembangunan gereja, termasuk dukungan material berupa bantuan granit dan kebutuhan lainnya.
Ia pun mengajak seluruh umat untuk terus menjaga semangat gotong royong dan keterlibatan aktif dalam pembangunan, agar impian memiliki gereja yang layak segera terwujud.

Perayaan Vigili Paskah di Stasi YMY Liliba tahun ini bukan hanya menjadi perayaan iman atas kebangkitan Kristus, tetapi juga menjadi cerminan nyata kekuatan solidaritas umat.












