
Ia menambahkan, kenyamanan dan kelancaran perayaan menjadi bukti bahwa kerja sama antara panitia dan umat berjalan dengan baik.
Ke depan, ia berharap semangat persaudaraan ini terus dijaga demi mendukung pembangunan gereja yang sedang berlangsung.
“Harapan kami, semangat kebersamaan ini terus dipupuk, sehingga ke depan kita bisa merayakan hari-hari besar gereja dengan lebih nyaman dan layak,” tambahnya.
Sementara itu, Ketua Panitia Paskah Stasi YMY 2026, Yoseph Liko Hala, mengakui bahwa perjalanan panitia tidaklah mudah.
Ia bahkan sempat diliputi keraguan saat pertama kali ditunjuk sebagai ketua pada awal Januari 2026.
Menurutnya, tantangan utama yang dihadapi adalah keterbatasan jumlah umat dan kebutuhan anggaran yang cukup besar untuk menyelenggarakan perayaan Paskah secara layak.
“Jumlah umat di wilayah kami relatif kecil, hanya sekitar 60 kepala keluarga. Di sisi lain, kebutuhan dana untuk perayaan Paskah tidak sedikit. Itu yang sempat membuat kami ragu di awal,” ungkapnya.













