Scroll untuk baca artikel
Daerah

Masuk Desil 10, 9 Janda di Bakunase Kota Kupang Tak Kebagian Bansos, Anggota DPRD NTT Chely Nganggus Siap Bantu

Avatar photo
×

Masuk Desil 10, 9 Janda di Bakunase Kota Kupang Tak Kebagian Bansos, Anggota DPRD NTT Chely Nganggus Siap Bantu

Sebarkan artikel ini
Reporter: Ben |  Editor: Redaksi
Foto : Anggota DPRD NTT Chely Ngganggus, Saat Hadir dalam Penyerahan Bansos di Kelurahan Bakunase Kota Kupang

Sebaliknya, semakin tinggi angka desil, rumah tangga tersebut secara statistik berada pada kelompok kesejahteraan yang relatif lebih tinggi.

Desil 1 sampai 4 mencakup sekitar 40 persen kelompok masyarakat dengan tingkat kesejahteraan terbawah.

Scroll Untuk Lanjutkan Membaca
Advertising!

Kelompok tersebut menjadi prioritas utama untuk berbagai program perlindungan sosial, sesuai dengan kriteria dan ketentuan masing-masing program.

Desil 5 juga dapat menjadi sasaran sejumlah program bantuan tertentu, tergantung kebijakan dan kriteria program yang berlaku.

Sementara desil 6 sampai 10 umumnya berada di luar kelompok prioritas utama sejumlah program bantuan sosial.

Baca Juga :  Fransisco Bessi : Wilhelmus Geri Ketua Sah KSP Swasti Sari, Imelda Anin GM

Namun, status desil bukan berarti seseorang secara otomatis tidak membutuhkan bantuan atau tidak boleh mendapat perhatian pemerintah.

Kondisi masyarakat dapat berubah sehingga pemutakhiran dan verifikasi data menjadi penting untuk memastikan informasi kesejahteraan tetap sesuai keadaan terbaru.

Dipertanyakan Ketua RT

Ketua RT 12, Ebenheiser, mempertanyakan dasar penetapan sembilan janda tersebut dalam kelompok desil 10.

“Sembilan janda ini masuk desil 10. Apa dasarnya mereka masuk desil 10?” ujar Ebenheiser saat penyaluran bantuan berlangsung.

Menurutnya, kondisi ekonomi warga tersebut perlu diperhatikan karena data kesejahteraan diharapkan dapat menggambarkan kondisi nyata masyarakat.