Scroll untuk baca artikel
Daerah

Angela Merci Piwung Terima Banyak Keluhan Warga Soal BPJS: Desak Pemda Segera Data dan Anggarkan

Avatar photo
×

Angela Merci Piwung Terima Banyak Keluhan Warga Soal BPJS: Desak Pemda Segera Data dan Anggarkan

Sebarkan artikel ini
Reporter: Ben |  Editor: Redaksi

NGADA, BuletinNTT.com – Anggota DPRD Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), Angela Merci Piwung, mengungkapkan sejumlah persoalan serius yang ditemukan saat melakukan kegiatan reses di Daerah Pemilihan (Dapil) 5 NTT, yang meliputi Kabupaten Ngada, Nagekeo, Ende, dan Sikka.

Salah satu keluhan disampaikan masyarakat di Desa Ulubelu Kecamatan Golewa Selatan, Kabupaten Ngada.

Scroll Untuk Lanjutkan Membaca
Advertising!

Politisi Senior dari Fraksi PKB yang duduk di Komisi V DPRD NTT ini menerima keluhan dari masyarakat Desa ini, terkait akses terhadap layanan BPJS Kesehatan dan BPJS Ketenagakerjaan.

Baca Juga :  Kendaraan Pelat Luar Picu Kelangkaan BBM di NTT | Fredy Mui Dorong Balik Nama dan Integrasi Sistem Pajak

Menurut Angela Merci Piwung, hingga saat ini masih sangat banyak warga yang belum terdaftar sebagai peserta di kedua program jaminan sosial tersebut.

“Banyak masyarakat menyampaikan bahwa mereka belum memiliki BPJS Kesehatan. Biaya berobat di rumah sakit sangat berat bagi mereka. Ini menjadi keluhan utama yang saya terima selama masa reses,” jelas Merci Piwung, Rabu (23/7).

Merci Piwung menegaskan bahwa kondisi ini harus segera direspons oleh pemerintah daerah, baik di tingkat kabupaten maupun provinsi.

Ia mendorong agar pemerintah segera mengalokasikan anggaran khusus untuk membiayai iuran BPJS bagi warga miskin dan rentan.

Baca Juga :  Fakta Mencengangkan: 98 Persen DAS NTT Kecil, Risiko Kerentanan Lingkungan Tinggi

“Saya berharap ada kerja cepat dari pemerintah kabupaten. Harus segera dilakukan pendataan menyeluruh agar masyarakat yang benar-benar membutuhkan bisa segera didaftarkan ke BPJS,” tegasnya.

Warga Tak Tahu Jalur Urus BPJS Ketenagakerjaan

Selain persoalan kesehatan, Merci Piwung juga mengungkapkan keluhan warga terkait minimnya informasi mengenai BPJS Ketenagakerjaan.