KUPANG | BuletinNTT.com – Tim Penggerak PKK Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) menggelar Rapat Koordinasi Organisasi Perempuan dan Mitra Pembangunan, Jumat (10/4/2026), di Aula Rumah Jabatan Gubernur NTT, Kupang.
Kegiatan ini menjadi momentum penting dalam memperkuat sinergi lintas sektor untuk menangani berbagai persoalan sosial strategis di daerah.
Ketua Panitia, dr. Theresia S. Ralo, M.PH, mengungkapkan bahwa sejumlah isu krusial masih menjadi perhatian serius, di antaranya angka kemiskinan di beberapa kabupaten yang masih berada di atas 10 persen.
Selain itu, kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak juga menunjukkan tren peningkatan.
“Sepanjang tahun 2025 tercatat sebanyak 543 kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak di NTT. Ini menjadi perhatian bersama dan membutuhkan penanganan yang terintegrasi,” ujarnya.

Ia menegaskan bahwa Tim Penggerak PKK sebagai mitra pembangunan memiliki peran strategis dalam mendukung upaya pemerintah, baik dalam menurunkan angka kemiskinan maupun dalam upaya pencegahan serta penanganan kekerasan terhadap perempuan dan anak.












