Selain itu, SPBU perlu mengumumkan informasi ketersediaan stok secara terbuka agar masyarakat memperoleh kepastian dan tidak terjebak dalam antrean tanpa informasi.
Kedua, persoalan penyaluran dan pengawasan. Lonjakan konsumsi saat musim tanam, panen, mudik, maupun pelaksanaan proyek besar dapat meningkatkan kebutuhan BBM secara mendadak.
Alfred juga menyoroti dugaan pengalihan BBM bersubsidi, seperti Solar dan Pertalite, melalui pembelian berlebihan untuk kemudian dijual kembali kepada pihak lain.
Praktik penimbunan dan penyalahgunaan BBM bersubsidi, apabila terbukti, dapat merugikan masyarakat yang berhak menerima subsidi.
Karena itu, ia mendorong penguatan pengawasan di SPBU, pemasangan CCTV, penyediaan saluran pengaduan kepada kepolisian dan Pertamina, serta pencatatan transaksi pembelian dalam jumlah besar.
Alfred turut mengusulkan pembentukan dan penguatan satuan tugas pengawasan BBM agar dugaan penyimpangan dapat ditindaklanjuti secara terkoordinasi.
Ia menegaskan, penegakan hukum harus dilakukan secara tegas dan adil terhadap pelaku pelanggaran sesuai ketentuan yang berlaku.
Di sisi pelayanan, gangguan sistem digital, termasuk MyPertamina atau pemindaian barcode, juga perlu diantisipasi agar tidak memperpanjang antrean.












