KOTA KUPANG, BuletinNTT.com – Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG), Dapur Kelapa Lima, Kota Kupang, mendapat sorotan positif dari berbagai pihak, termasuk anggota DPR RI dan DPRD NTT.
Dapur ini dinilai sebagai model yang layak ditiru secara nasional, karena mengedepankan aspek kualitas, kebersihan, dan pemberdayaan masyarakat.
Anggota Komisi II DPR RI Pantau Dapur MBG
Esthon L. Foenay, anggota Komisi II DPR RI dari Fraksi Gerindra, menilai bahwa dapur ini merupakan bentuk konkret dari strategi pemerintah dalam meningkatkan gizi anak bangsa.
Ia menyebut apa yang diterapkan dapur Kelapa Lima, sejalan dengan visi Presiden untuk membangun generasi masa depan yang berkualitas.
“Ini program pemerintah yang sangat baik dalam peningkatan harga diri manusia, melalui gizi yang layak dan pendidikan karakter. ” ujar Esthon saat melakukan kunjungan ke Dapur MBG Kelapa Lima.
DPRD NTT: Dapur MBG Kelapa Lima Bisa Jadi Contoh
Senada dengan itu, Wakil Ketua Komisi III DPRD NTT, Kristoforus Loko, S.Fil, mengapresiasi keterbukaan pengelolaan dapur tersebut.
“Dari sekian banyak SPPG, ini salah satu yang paling terbuka. Kelayakannya bisa dilihat dari alat, kebersihan, dan kesiapan petugas”.
Ini bisa jadi contoh untuk dapur-dapur lainnya, baik di Kota Kupang maupun kabupaten lain,” ungkap Kristoforus.












