KUPANG | BuletinNTT.com — Anggota DPRD NTT Fraksi PKB, An Kolin, meminta pemerintah mengevaluasi pelaksanaan program Sekolah Rakyat dan Sekolah Garuda.
Menurut An Kolin, program strategis nasional yang digagas pemerintahan Presiden Prabowo Subianto seharusnya terlebih dahulu dijalankan sebagai pilot project.
“Seharusnya program ini dibuat pilot project dulu. Jangan langsung semuanya terjun bebas ke setiap kabupaten/kota,” kata An Kolin, Selasa (15/09/2026).
Ia menilai masih banyak sekolah yang membutuhkan dukungan anggaran, terutama sekolah swasta yang kondisinya berada dalam keadaan sulit.
Selain persoalan sarana pendidikan, An Kolin menyoroti kesejahteraan guru honorer yang menurutnya masih menerima honor di bawah standar.
Karena itu, ia mempertanyakan kebijakan pembangunan sekolah baru ketika sekolah yang sudah ada masih membutuhkan dukungan pemerintah.
“Di satu sisi ada sekolah-sekolah swasta yang mati tak enggan, hidup tak mau. Ada juga honor guru yang masih di bawah standar,” ujarnya.
An Kolin juga menyoroti potensi tumpang tindih antara Sekolah Rakyat dengan sekolah yang telah lebih dahulu beroperasi.
Ia mencontohkan pelaksanaan Sekolah Rakyat di Kabupaten Kupang yang menurut informasi diterimanya merekrut siswa dari SMA Negeri Tilong.












