
Namun, ia menegaskan pemerintah perlu memastikan pembangunan tersebut tidak dilakukan di wilayah yang sebenarnya telah memiliki fasilitas pendidikan memadai.
An Kolin menilai keputusan pembangunan sekolah harus berdasarkan data, survei lapangan, serta pemetaan kebutuhan pendidikan masyarakat.
Scroll Untuk Lanjutkan Membaca
Advertising!
“Harus disurvei lebih baik, merujuk pada situasi dan kondisi yang ada di lapangan,” katanya.
Ia kembali menegaskan bahwa Sekolah Rakyat maupun Sekolah Garuda sebaiknya tidak langsung diterapkan secara luas tanpa evaluasi terhadap pelaksanaan awal.
“Sekolah Rakyat dan Sekolah Garuda harus pilot project dulu. Jangan langsung digelontorkan di setiap komunitas yang akhirnya menjadi mubazir,” pungkas An Kolin.












