Kasmirus berharap, melalui literasi keuangan, anggota semakin mampu mengelola pendapatan, meningkatkan budaya menabung dan menggunakan fasilitas pembiayaan secara produktif.
“Harapan kita, setelah mengikuti kegiatan ini anggota bisa membawa pulang pengetahuan yang bermanfaat dan menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari.
“Mulai dari hal sederhana, seperti membuat perencanaan keuangan keluarga, menabung dan menggunakan uang sesuai kebutuhan,” ungkapnya.
Menurut Kasmirus, peningkatan literasi keuangan pada akhirnya akan memberikan dampak positif tidak hanya bagi anggota secara individu dan keluarga, tetapi juga bagi keberlanjutan koperasi.
Semakin baik pemahaman anggota terhadap pengelolaan keuangan dan prinsip-prinsip perkoperasian, semakin kuat pula hubungan antara anggota dan Kopdit Swasti Sari.












