Koperasi, kata dia, tidak boleh dipandang hanya sebagai tempat untuk memperoleh pinjaman. Lebih dari itu, koperasi harus menjadi wadah yang membantu anggota membangun kebiasaan finansial yang sehat.
“Kita ingin anggota memahami bahwa koperasi ini adalah milik bersama. Karena itu, keberhasilan koperasi juga sangat ditentukan oleh bagaimana anggota memahami hak dan kewajibannya serta menggunakan layanan koperasi secara bertanggung jawab,” jelasnya.

Kegiatan financial literacy di Kantor Cabang Surabaya menjadi salah satu bentuk pendekatan langsung Kopdit Swasti Sari kepada anggota.
Dialog dan penyampaian materi secara tatap muka juga memberikan ruang bagi anggota untuk menyampaikan pertanyaan maupun persoalan yang mereka hadapi dalam pengelolaan keuangan.
Antusiasme peserta menunjukkan bahwa kebutuhan terhadap edukasi keuangan masih sangat besar. Anggota tidak hanya membutuhkan akses terhadap layanan keuangan, tetapi juga membutuhkan pengetahuan agar mampu mengambil keputusan finansial secara tepat.
Perkuat Hubungan dengan Anggota
Kopdit Swasti Sari terus mendorong agar kegiatan edukasi seperti ini dapat menjadi bagian dari penguatan pelayanan kepada anggota.












