KUPANG | BuletinNTT.com— Sejumlah anggota KSP Kopdit Swasti Sari mendesak manajemen segera memulihkan pelayanan transaksi dan mencairkan dana mereka di tengah konflik kepengurusan.
Desakan itu disampaikan saat anggota mendatangi kantor cabang Kopdit Swasti Sari di Kota Kupang, Jumat (16/10/2026), untuk meminta kepastian pelayanan.
Salah seorang anggota, Erni, mengatakan dana tersebut dibutuhkan untuk memenuhi kebutuhan rumah tangga, termasuk biaya pendidikan anak.
“Kami sebagai anggota membutuhkan uang untuk kebutuhan keluarga. Karena itu, kami meminta General Manager Ibu Imelda Anin dan Wakil General Manager Bapak Kasimirus Kopong memproses pencairan uang kami,” ujar Erni.
Ia berharap konflik internal tidak terus menghambat hak anggota untuk mengakses dana simpanan mereka.
Anggota lainnya, Robertho, menegaskan bahwa perselisihan kepengurusan antara kelompok yang mengacu pada RAT dan RALB bukan urusan anggota.
“Masalah kepengurusan sampai ke pengadilan itu bukan urusan kami. Kami tidak mencampuri persoalan internal tersebut. Intinya, kami datang untuk mendapatkan pelayanan yang baik,” kata Robertho.
Menanggapi aspirasi tersebut, General Manager Imelda Anin dan Wakil General Manager Kasimirus Kopong menyatakan akan berupaya memproses pencairan dana anggota.












