” Kita ingin anggota memahami bagaimana merencanakan keuangan, menentukan kebutuhan dan menggunakan pembiayaan secara bijak,” ujar Kasmirus.

Anggota Didorong Lebih Bijak Mengelola Keuangan
Kasmirus menjelaskan, kondisi ekonomi yang terus berkembang menuntut masyarakat memiliki kemampuan dalam mengambil keputusan keuangan.
Karena itu, Kopdit Swasti Sari memandang pendidikan dan literasi keuangan sebagai bagian yang tidak terpisahkan dari pelayanan kepada anggota.
Menurut dia, anggota perlu memahami perbedaan antara kebutuhan dan keinginan, membangun kebiasaan menabung serta mempertimbangkan kemampuan sebelum mengambil pembiayaan.
“Jangan sampai pembiayaan yang diperoleh justru menjadi beban. Anggota harus melihat kemampuan membayar dan tujuan penggunaan pembiayaan”.
“Kalau digunakan secara produktif, pembiayaan dapat menjadi bagian dari upaya meningkatkan kesejahteraan keluarga,” katanya.
Ia juga mengingatkan agar anggota memiliki perencanaan keuangan yang baik untuk menghadapi kebutuhan yang sifatnya mendesak maupun kebutuhan jangka panjang.
Koperasi Bukan Sekadar Tempat Meminjam
Lebih jauh, Kasmirus menegaskan bahwa Kopdit Swasti Sari ingin membangun hubungan yang lebih kuat dengan anggota melalui edukasi dan pendampingan.












