Tim BPBD diminta terus memantau perkembangan situasi sekaligus mengonsolidasikan data kerusakan di seluruh wilayah Flores.
Pendataan mencakup kerusakan rumah warga, fasilitas umum, infrastruktur, serta dampak lainnya yang ditimbulkan gempa.
“Pemerintah provinsi juga sudah mengaktifkan PUSDALOPS. Kepala BPBD dan tim terus bekerja untuk memantau kerusakan dan mengkonsolidasi semua data dan koordinasikan penanganan agar gempa Flores ini bisa ditangani secara maksimal,” tegas Melki.
Ia juga meminta seluruh data kerusakan segera dikumpulkan sebagai dasar menentukan kebutuhan bantuan dan penanganan lanjutan.
“Segera pantau kondisi seluruh wilayah Flores. Rekap semua kerusakan akibat gempa dan koordinasikan dengan pemerintah pusat. Segera siapkan bantuan dikirim ke wilayah terdampak,” tegasnya.
Tsunami Terdeteksi di Sejumlah Wilayah
Berdasarkan pemutakhiran BMKG yang disampaikan Pemprov NTT, tsunami akibat gempa tersebut terdeteksi di sejumlah wilayah.
Tsunami tercatat di Maurole–Ende sebesar 0,94 meter, Bulukumba 0,54 meter, Labuan Bajo 0,36 meter, Pelabuhan Kewapante–Sikka 0,38 meter, Flores Timur 0,25 meter, Sikka 0,19 meter, dan Dompu 0,17 meter.
Pemprov NTT terus memantau kondisi lapangan melalui BPBD bersama pemerintah kabupaten, TNI-Polri, serta instansi terkait.
Melki Ajak Warga NTT Gotong Royong
Gubernur Melki juga mengajak seluruh masyarakat NTT memberikan dukungan kepada warga Flores yang terdampak bencana.












