“Kami cek berbagai kondisi yang terjadi dan juga para bupati dan wakil bupati se-daratan Flores juga terus memimpin penanganan kejadian gempa Flores ini yang kerusakannya kita lihat cukup serius,” ujarnya.
Koordinasi dengan Pemerintah Pusat
Melki mengatakan Pemprov NTT juga telah berkoordinasi dengan pemerintah pusat untuk mempercepat dukungan penanganan bencana.
Koordinasi dilakukan dengan Kepala BNPB, Menteri Sosial, Menteri Kesehatan, Menteri Pekerjaan Umum, Menteri Perhubungan, Menteri Sekretaris Negara, serta Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah.
Kepala BNPB bersama tim dijadwalkan masuk ke wilayah Flores pada Minggu (16/8/2026) untuk mendukung penanganan fase awal bencana.
“Kepala BNPB bersama tim akan masuk di Flores untuk menangani fase awal dan terus membantu masyarakat di Flores,” kata Melki.
Dukungan personel juga disiapkan aparat keamanan. Polda NTT, Korem 161/Wira Sakti Kupang, Komando Daerah Angkatan Laut VII, dan Lanud El Tari Kupang menyiapkan personel untuk dikerahkan ke wilayah terdampak.
PUSDALOPS Diaktifkan, Kerusakan Didata
Sebagai bagian dari respons cepat, Gubernur Melki telah memerintahkan BPBD Provinsi NTT mengaktifkan Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana (PUSDALOPS).












