Scroll untuk baca artikel
Politik

Wakil Ketua Komisi III DPRD NTT Kristo Loko, Minta Audit Menyeluruh sebelum Penyertaan Modal ke BUMD

Avatar photo
×

Wakil Ketua Komisi III DPRD NTT Kristo Loko, Minta Audit Menyeluruh sebelum Penyertaan Modal ke BUMD

Sebarkan artikel ini
Reporter: Ben |  Editor: Redaksi

“Kami tidak menolak penyertaan modal. Namun syaratnya jelas, BUMD tersebut harus dibenahi terlebih dahulu, baik dari sisi manajemen, struktur organisasi, maupun personalianya,” tegasnya.

BUMD Perlu Pembenahan

Kristo menilai selama ini kegagalan pengelolaan penyertaan modal terjadi karena tidak adanya pembenahan secara mendasar. Akibatnya, pola yang sama terus terulang, yakni pemerintah mengalokasikan anggaran, BUMD tetap bermasalah, lalu kembali meminta tambahan modal.

Scroll Untuk Lanjutkan Membaca
Advertising!

“Kalau caranya seperti ini, tentu tidak masuk akal. Kita sudah tahu risikonya, tapi tetap diulang,” ujarnya.

Baca Juga :  Kasus dr. Icha, Fransisco Bessi Desak Penyidik Terapkan Pasal yang Tepat dan Tahan Tiga Tersangka

Ia juga menegaskan bahwa persoalan BUMD di NTT sudah berada pada kondisi serius dan tidak bisa diselesaikan secara setengah-setengah.

Pemerintah, menurutnya, harus melakukan pembenahan secara menyeluruh dan terencana, bukan secara parsial.

Dalam pertemuan dengan Gubernur NTT, Kristo menyebut telah ada kesepahaman bahwa penyertaan modal hanya akan diberikan setelah pemerintah memperoleh jaminan dari hasil audit bahwa BUMD telah dibenahi secara baik.

Penyertaan Modal Harus Memberi Manfaat

Tujuannya agar penyertaan modal benar-benar memberi manfaat, baik dalam bentuk kontribusi terhadap pendapatan daerah maupun peningkatan pelayanan publik kepada masyarakat.