KUPANG | BuletinNTT.com — Sekretaris Komisi II DPRD NTT, Junedin Mahasan, menyoroti efektivitas penggunaan anggaran untuk kegiatan promosi seperti Tour de Flores maupun Tour de NTT yang dinilai belum memberikan dampak ekonomi signifikan bagi masyarakat.
Politisi Partai Solidaritas Indonesia (PSI) itu menyebut, pengalaman dari pelaksanaan kegiatan serupa sebelumnya menunjukkan bahwa manfaat ekonomi yang dirasakan masyarakat masih sangat terbatas.
“Belajar dari pengalaman tour sebelumnya, dampaknya tidak terlalu terasa bagi masyarakat,” ujar Junedin, Selasa (05/05/2026).
Menurutnya, pola kegiatan tour sepeda yang hanya melintas di sejumlah wilayah membuat interaksi ekonomi dengan masyarakat menjadi minim.
Para peserta, kata dia, cenderung hanya melewati jalur yang telah ditentukan tanpa waktu singgah yang cukup.
“Peserta itu hanya lewat saja sepanjang lintasan, tidak punya waktu lama untuk singgah. Jadi dampak ekonominya sangat kecil,” jelasnya.

Junedin menegaskan, pihaknya meminta Gubernur NTT, Emanuel Melkiades Laka Lena mempertimbangkan kembali program tersebut bersama pemerintah daerah, termasuk menelaah ulang alokasi anggaran yang mencapai sekitar Rp5 miliar.












