Scroll untuk baca artikel
Politik

Fraksi Amanat Sejahtera DPRD NTT Terima Nota Keuangan RAPBD 2026, Soroti Struktur Anggaran dan Dana Cadangan PON XXII

Avatar photo
×

Fraksi Amanat Sejahtera DPRD NTT Terima Nota Keuangan RAPBD 2026, Soroti Struktur Anggaran dan Dana Cadangan PON XXII

Sebarkan artikel ini
Reporter: Ben |  Editor: Redaksi

Menurut Fraksi, pembentukan dana cadangan harus memberi manfaat ekonomi dan sosial yang berkelanjutan, bukan hanya seremonial.

Fraksi mencatat lima hal penting:

1. Risiko ketergantungan pada APBD tanpa inovasi pembiayaan dari sektor swasta, CSR, atau sponsorship.

Scroll Untuk Lanjutkan Membaca
Advertising!

2. Ketiadaan analisis dampak ekonomi dan sosial yang jelas dari penyelenggaraan PON.

3. Kewajiban transparansi dan akuntabilitas dalam penggunaan dana cadangan.

4. Prioritas pada kebutuhan dasar masyarakat seperti kemiskinan, pendidikan, dan infrastruktur.

5. Koordinasi dengan pemerintah pusat dan BUMN agar beban pembiayaan tidak sepenuhnya ditanggung APBD.

Baca Juga :  IKKEF Gandeng Bank NTT, Dorong UMKM Asal Ende di Kupang Naik Kelas

Fraksi juga mengusulkan agar alokasi dana cadangan PON diturunkan dari Rp250 miliar menjadi Rp150 miliar untuk tiga tahun anggaran, dengan pertimbangan kemampuan fiskal daerah.

Soroti Infrastruktur dan Kesejahteraan Rakyat di Daerah

Dalam bagian lain pandangannya, Fraksi Amanat Sejahtera menyoroti sejumlah persoalan infrastruktur dan pelayanan publik di berbagai wilayah NTT, di antaranya:

1. Perbaikan jalan provinsi Kupang–Baun yang menjadi urat nadi ekonomi Amarasi.

2. Peningkatan ruas Labuan Kelambu–Riung dan Waepana–Lindi (Wakalope–Ulukao) yang mengalami kerusakan berat.