Scroll untuk baca artikel
Politik

Fraksi Amanat Sejahtera DPRD NTT Terima Nota Keuangan RAPBD 2026, Soroti Struktur Anggaran dan Dana Cadangan PON XXII

Avatar photo
×

Fraksi Amanat Sejahtera DPRD NTT Terima Nota Keuangan RAPBD 2026, Soroti Struktur Anggaran dan Dana Cadangan PON XXII

Sebarkan artikel ini
Reporter: Ben |  Editor: Redaksi

Fraksi menilai kondisi tersebut mempersempit ruang fiskal daerah untuk pembiayaan pembangunan produktif, perlindungan sosial, dan pemberdayaan ekonomi rakyat. Karena itu, Fraksi meminta Pemerintah Provinsi NTT untuk menyusun anggaran yang rasional, hemat, dan produktif, serta memastikan setiap rupiah anggaran memberi manfaat nyata bagi masyarakat.

Pendapatan Daerah dan Dukungan pada PAD

Dalam RAPBD 2026, Pemerintah Provinsi NTT menetapkan target pendapatan daerah sebesar Rp5,6 triliun, terdiri dari Pendapatan Asli Daerah (PAD) Rp2,8 triliun dan pendapatan transfer Rp2,81 triliun.

Scroll Untuk Lanjutkan Membaca
Advertising!

Fraksi Amanat Sejahtera mengapresiasi target tersebut dan optimistis bisa tercapai melalui berbagai strategi pemerintah, seperti digitalisasi pembayaran, optimalisasi aset, revitalisasi UMKM dan BUMDes, serta program NTT Mart dan Entrepreneurship Flobamora.

Baca Juga :  An Kolin: Kasus Dugaan Korupsi MBG di Pusat Harus Jadi Alarm Pengawasan Pengelolaan Dapur di Daerah

Soroti Penyertaan Modal ke Bank NTT

Terkait pos pembiayaan daerah, Fraksi juga mengapresiasi rencana penyertaan modal sebesar Rp75 miliar kepada Bank NTT, yang dinilai penting untuk memperkuat posisi pemerintah provinsi sebagai pemegang saham pengendali dan mendukung kerja sama usaha Bank NTT dengan Bank Jatim.

Namun, Fraksi meminta Gubernur NTT terus berkoordinasi dengan bupati dan wali kota se-NTT agar turut menambah penyertaan modal, guna mempercepat upaya buyback saham daerah dari Bank Jatim.

Catatan Kritis terhadap Ranperda Dana Cadangan PON XXII

Fraksi Amanat Sejahtera menyambut baik inisiatif pemerintah membentuk dana cadangan untuk penyelenggaraan PON XXII Tahun 2028, namun menekankan pentingnya kehati-hatian fiskal dan transparansi anggaran.