Scroll untuk baca artikel
Opini

Opini : Flores Bukan Sekadar Pulau Panas Bumi: Keselamatan, Air, dan Hak Masyarakat Harus Diutamakan

Avatar photo
×

Opini : Flores Bukan Sekadar Pulau Panas Bumi: Keselamatan, Air, dan Hak Masyarakat Harus Diutamakan

Sebarkan artikel ini
Reporter: Karni Lando |  Editor: Redaksi
. Ir. Karolus Karni Lando, MBA. | Warga Diaspora NTT di Jakarta

Setiap keberatan warga harus dicatat, diperiksa, dan ditindaklanjuti secara terbuka. Dialog hanya bermakna apabila masyarakat memperoleh kesempatan yang nyata untuk memengaruhi keputusan.

Pada saat yang sama, pemerintah perlu membandingkan pilihan energi secara adil, termasuk tenaga surya, penyimpanan energi, perbaikan jaringan listrik, dan alternatif lain sesuai kondisi setempat.

Scroll Untuk Lanjutkan Membaca
Advertising!

Penilaian harus memperhitungkan biaya, keandalan pasokan listrik, kebutuhan lahan, serta dampak lingkungan sepanjang umur proyek.

Pemulihan dan kesiapsiagaan bencana juga harus menjadi prioritas melalui pembangunan yang lebih aman, penyediaan jalur evakuasi, edukasi masyarakat, dan perlindungan kelompok rentan.

Baca Juga :  Hasil Mediasi Kemenkop : Imelda Anin tetap Pimpin KSP Kopdit Swasti Sari

Pembangunan Harus Mendengarkan Suara Masyarakat Flores

Saya memohon petunjuk pastoral Bapak Uskup agar dukungan masyarakat terhadap perjuangan ini diwujudkan secara damai, bersatu, dan bertanggung jawab.

Kepada pemerintah pusat dan daerah, saya meminta kebijakan yang sungguh-sungguh mendengarkan masyarakat Flores serta menempatkan keselamatan dan keberlanjutan kehidupan sebagai ukuran utama keberhasilan pembangunan.

Perjuangan ini tidak seharusnya dipandang sebagai pertentangan antara masyarakat dan kemajuan. Persoalan utamanya adalah bagaimana pembangunan dapat berjalan tanpa mengabaikan keselamatan, hak, dan martabat manusia.