Scroll untuk baca artikel
NasionalPendidikan

Tiga Orang Nagekeo Melawan Krisis Literasi

Avatar photo
×

Tiga Orang Nagekeo Melawan Krisis Literasi

Sebarkan artikel ini
Reporter: Ben |  Editor: Redaksi

Ia percaya betul, pendekatan personal inilah yang bisa jadi kunci untuk mengalahkan krisis literasi di NTT.

Sementara Oskar bergerak dari komunitas, Maria Sefriana Sebo membawa cerita dari sekolah yang letaknya di jalur yang oleh warga sekitar dijuluki “Jalan Golgata”. Jalan menuju SD Katolik Doki memang berat.

Scroll Untuk Lanjutkan Membaca
Advertising!

Berbatu, menanjak tajam, turunannya curam. Tapi Bu Maria begitu Ia dipanggil, dengan suaranya yang lembut dan keteguhan yang tersembunyi di balik kelembutan itu, memilih terus berjalan hari demi hari.

Baca Juga :  HUT ke-64 Jemaat Ebenheser, Yaspora NTT Titip Harapan Lewat Buku untuk Anak-anak

Empat tahun lalu, sekolahnya menghadapi kenyataan pahit. Hanya 1,63 persen siswa yang mencapai kompetensi literasi dasar. “Hasil ini membuat sekolah kami dapat rapor merah,” kenang Maria.

Rapor Pendidikan: Maria Sefriana Sebo, Kepala SD Katolik Doki, Nagekeo, NTT, menjelaskan kenaikan rapor pendidikan di sekolahnya dalam gelar wicara bertajuk “Pemberdayaan Perempuan melalui Pendidikan untuk Meningkatkan Literasi” di Jakarta, Selasa (21/4/2026).

Titik balik datang pada 2023. Pemerintah Kabupaten Nagekeo bersama Program Inovasi untuk Anak Sekolah Indonesia (INOVASI) kemitraan pendidikan Australia Indonesia, mengenalkan program literasi bersama Taman Baca Pelangi.