Ia percaya betul, pendekatan personal inilah yang bisa jadi kunci untuk mengalahkan krisis literasi di NTT.
Sementara Oskar bergerak dari komunitas, Maria Sefriana Sebo membawa cerita dari sekolah yang letaknya di jalur yang oleh warga sekitar dijuluki “Jalan Golgata”. Jalan menuju SD Katolik Doki memang berat.
Berbatu, menanjak tajam, turunannya curam. Tapi Bu Maria begitu Ia dipanggil, dengan suaranya yang lembut dan keteguhan yang tersembunyi di balik kelembutan itu, memilih terus berjalan hari demi hari.
Empat tahun lalu, sekolahnya menghadapi kenyataan pahit. Hanya 1,63 persen siswa yang mencapai kompetensi literasi dasar. “Hasil ini membuat sekolah kami dapat rapor merah,” kenang Maria.

Titik balik datang pada 2023. Pemerintah Kabupaten Nagekeo bersama Program Inovasi untuk Anak Sekolah Indonesia (INOVASI) kemitraan pendidikan Australia Indonesia, mengenalkan program literasi bersama Taman Baca Pelangi.












