Para finalis Top 3 dari masing-masing kategori, baik Early Stage Startup maupun Energy Founder, akan mendapatkan dana pembinaan, sertifikat, trofi, serta akses eksklusif ke business program ke luar negeri.
Semua finalis juga akan mengikuti bootcamp nasional untuk mempersiapkan presentasi pada tahap Demo Day.
“Pertamuda 2025 mengusung tema Empowering Indonesia’s Sustainable Future, sebagai ajakan nyata kepada generasi muda untuk ikut mempercepat transisi energi lewat ide dan kolaborasi,” tambah Fadjar.
Sejak pertama kali diluncurkan pada 2021, Pertamuda telah menjaring lebih dari 10.000 mahasiswa dari berbagai wilayah di Indonesia.
Pada 2024 saja, terdapat 3.245 peserta yang mengikuti kompetisi, dengan 140 tim masuk tahap Demoday dan 18 tim meraih total dana pembinaan senilai Rp1,6 miliar.
Tidak hanya kompetisi, rangkaian Pertamuda 2025 juga akan diisi dengan Pertamuda Workshop Series (PWS) yang digelar mulai 31 Juli hingga 4 September.
Sementara tahap kurasi nasional akan berlangsung pada 12–26 September dan dilanjutkan dengan sesi Elevator Pitch pada awal Oktober 2025. Demo Day dan final pitch direncanakan digelar antara Oktober dan November 2025.
Pertamina menegaskan bahwa seluruh rangkaian Pertamuda sejalan dengan komitmen perusahaan dalam mendukung target net zero emission pada 2060, melalui penguatan prinsip Environmental, Social & Governance (ESG) serta pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs).












