KUPANG | BuletinNTT.com – Himpunan Perawat Gawat Darurat dan Bencana Indonesia (HIPGABI) Provinsi Nusa Tenggara Timur menggelar pelatihan Basic Trauma Cardiac Life Support (BTCLS).
Pelatihan ini sebagai upaya meningkatkan kapasitas tenaga kesehatan serta pekerja sektor non-medis dalam menangani kegawatdaruratan.
Kegiatan ini berlangsung selama 5 hari dengan kombinasi sesi online selama 3 hari dan 2 hari tatap muka.

Ketua HIPGABI NTT, Dominggos Gonsalves, menjelaskan bahwa pelatihan BTCLS menjadi salah satu program strategis HIPGABI untuk memperkuat kemampuan respon darurat lintas sektor.
“Pelatihan ini umumnya diikuti tenaga kesehatan, terutama yang bekerja di ruang emergensi karena sertifikasi BTCLS menjadi persyaratan penting”.
“Namun peserta dari perusahaan-perusahaan juga hadir karena mereka membutuhkan kemampuan pertolongan pertama di lingkungan kerja,” ujar Dominggos.













