Scroll untuk baca artikel
Kesehatan

3.303 Penerima Manfaat di Belu Rasakan Manfaat MBG dari Dapur SPPG Tasifeto Timur, Ada Request Unik dari Siswa.

Avatar photo
×

3.303 Penerima Manfaat di Belu Rasakan Manfaat MBG dari Dapur SPPG Tasifeto Timur, Ada Request Unik dari Siswa.

Sebarkan artikel ini
Reporter: Ben |  Editor: Redaksi
Siswa SD Kotaren di Tasifeto Timur, Kabupaten Belu, Menikmati MBG
Maximus Un, KA SPPG Dapur Tasifeto Timur, Kabupaten Belu

Divisi Produksi, biasanya masuk malam, hingga subuh, mulai mengolah makanan hingga siap saji.

Selanjutnya, divisi distribusi pagi hingga siang, untuk mendistribusikan makanan kepada penerima manfaat.

Scroll Untuk Lanjutkan Membaca
Advertising!

Selanjutnya, setelah selesai barulah divisi pembersihan, mulai membersihkan ompreng, dan memisahkan sisa makanan.

Proses distribusi makanan dilakukan dua kali. Kloter pertama pukul 09.00 WITA untuk siswa SD kelas rendah, sementara kloter kedua pukul 11.00 WITA menyasar siswa kelas IV hingga SMA. Dengan sistem ini, ribuan anak di 28 sekolah tetap mendapat makanan tepat waktu.

Baca Juga :  Belajaraya Kupang 2026: Ruang Kolaborasi Lintas Sektor, Perkuat Ekosistem Pendidikan Berbasis Komunitas di NTT

Selain sekolah, SPPG Tasifeto Timur juga melayani ibu hamil, menyusui, dan balita di tiga posyandu, menjangkau total 3.303 penerima manfaat.

Tantangan di Tengah Semangat

Namun, kerja besar ini tidak selalu mulus. Sesekali proses produksi terhambat karena air macet atau dinamo pompa rusak. Meski begitu, makanan selalu berhasil sampai ke tangan anak-anak tepat waktu.

“Kalau air macet, kami harus cari solusi cepat. Untungnya kerja sama tim solid, jadi distribusi tidak terganggu,” jelas Ka SPPG Tasifeto Timur, Maximilian Un.