ATAMBUA | BuletinNTT.com – Pagi itu, Jumat (3/10/2025) halaman SD Kotaren di Tasifeto Timur, Kabupaten Belu, tampak ramai.
Di sela tawa dan obrolan ringan, puluhan siswa terlihat begitu lahap, menikmati Makan Bergizi Gratis (MBG) yang ada disetiap ompreng mereka.
Sekejab hidangan Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dibagikan oleh Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Tasifeto Timur, kabupaten Belu ini, tak tersisa.

“Enak sekali bu… besok boleh minta buah semangka ya?” ujar seorang siswa polos, sambil menyelipkan pesan kecil di dalam omprengnya.
Kebiasaan sederhana ini sudah menjadi tradisi baru: siswa menitipkan permintaan menu untuk hari berikutnya. Biasanya, permintaan mereka seputar buah segar seperti anggur, semangka, hingga apel.
Dapur Relawan, Dapur Harapan
Di balik sajian bergizi itu, ada kerja keras 47 relawan yang berjibaku untuk memastikan bahan makanan siap diolah hingga didistribusikan.
Mereka terbagi dalam beberapa divisi: mulai dari persiapan bahan, produksi, pembersihan, hingga distribusi.
“Divisi persiapan mulai kerja sore hari, sayur harus sudah dipotong, daging dibersihkan, bumbu ditumbuk. Semua dilakukan bersama-sama,” ujar Maximus Un, KA SPPG.












