Ia menegaskan, mediasi menjadi kesempatan penting untuk menyelesaikan konflik kepengurusan yang berdampak pada pelayanan kepada ratusan ribu anggota.
“Harapan kami, pihak sebelah juga melihat pentingnya keberlangsungan manajemen. Ratusan ribu anggota menanti penyelesaian perkara ini, terutama untuk mengambil uang, menyetorkan uang, dan mendapatkan pelayanan lainnya,” ujarnya.
Fransisco meminta seluruh pihak mengutamakan kepentingan anggota daripada memperpanjang konflik internal koperasi.
“Kami menggugah semua pihak agar ratusan ribu anggota jangan sampai dikecewakan,” tegasnya.
Kuasa Hukum Sason Helan Klaim Kepengurusan Sah
Sementara itu, kuasa hukum Yohanes Sason Helan dan rekan-rekannya, Amos Lafu dari Kantor Advokat Bildad Thonak, menyatakan pihaknya menghadiri persidangan setelah menerima panggilan ketiga.
Amos menjelaskan, perbedaan jadwal menjadi kendala ketidakhadiran sejumlah pihak pada persidangan sebelumnya.
“Puji Tuhan, hari ini kami semuanya lengkap. Kami perlu mengklarifikasi bahwa pada beberapa persidangan sebelumnya, jadwal yang berbeda-beda menjadi kendala. Namun, hari ini seluruh pihak sudah hadir,” katanya.













