Scroll untuk baca artikel
Ekonomi

Yohanes Rumat Soroti Dugaan Tender Rp.80 Miliar di Bank NTT: “Direksi Baru Harus Hadir Untuk Memperbaiki”

Avatar photo
×

Yohanes Rumat Soroti Dugaan Tender Rp.80 Miliar di Bank NTT: “Direksi Baru Harus Hadir Untuk Memperbaiki”

Sebarkan artikel ini
Reporter: Ben |  Editor: Redaksi

KUPANG | BuletinNTT.com – Anggota Komisi III DPRD Provinsi Nusa Tenggara Timur, Yohanes Rumat, angkat bicara terkait informasi yang beredar mengenai dugaan tender senilai Rp80 miliar di Bank NTT untuk perbaikan sistem server.

Menurutnya, isu tersebut perlu ditelusuri secara serius karena menyangkut penggunaan dana publik di lembaga perbankan daerah.

Scroll Untuk Lanjutkan Membaca
Advertising!

Isu Tender Rp80 Miliar Perlu Diverifikasi

Rumat menjelaskan, informasi yang berkembang saat ini masih berupa dugaan. Secara teknis, persoalan tersebut hanya bisa dijelaskan secara akurat oleh internal Bank NTT yang memahami struktur dan mekanisme kerja perbankan.

Baca Juga :  Pasca Gempa Flores, Rumah Pintar Floresta Rawat Semangat Belajar Anak-anak Kamubheka

“Isu ini kami anggap baru dugaan. Tugas kami menangkap isu dan menjadikannya bahan evaluasi. Jika benar ada angka Rp80 miliar untuk tender atau penunjukan langsung, maka itu harus dipertanyakan,” tegas Rumat.

Ia menambahkan, proses pengadaan di Bank NTT seharusnya mengikuti mekanisme tender terbuka yang memungkinkan lebih dari satu perusahaan bersaing. Namun kabar yang beredar justru menyebut penunjukan dilakukan hanya kepada satu pihak.

“Kalau itu benar, kami sangat menyayangkan. Itu menyalahi ketentuan prosedural,” ujarnya.

DPRD NTT Dorong Aparat Hukum Usut 

Sebagai lembaga pengawas, DPRD tidak serta-merta menyimpulkan benar atau salahnya dugaan tersebut. Namun Rumat menegaskan bahwa aparat penegak hukum harus turun mengecek informasi yang berkembang di media dan ruang publik.