MTN (Medium Term Notes) yang diterbitkan melalui dokumen yang sama, meski penanggung jawab direksi berbeda.
Pengambilan keputusan yang cenderung ditangani oknum tertentu, dari level atas hingga bawah.
“Direksi Baru mengakui ada persoalan-persoalan yang harus dibenahi. Ini membuktikan bahwa evaluasi kami di Komisi III selama ini tidak salah,” kata Rumat.
Biaya Personal Terlalu Tinggi, Dividen Daerah Menurun
Rumat juga menyinggung tingginya beban biaya personal di Bank NTT yang menurutnya memberi tekanan signifikan pada keuangan bank.
“Banyak uang mengalir ke pos-pos yang tidak seharusnya. Pembengkakan tenaga kerja membuat biaya membesar dan berdampak pada menurunnya dividen yang diterima daerah,” ungkapnya.
Ia menegaskan, Direksi Baru telah berkomitmen di hadapan Komisi III untuk memperbaiki seluruh aspek yang selama ini menjadi beban Bank NTT.
Komitmen Perbaikan Ditunggu
Di akhir pernyataannya, Rumat menegaskan bahwa Komisi III akan terus memantau langkah Direksi Baru dalam menata ulang manajemen Bank NTT.
“Kami menunggu langkah nyata. Bank NTT harus kembali sehat demi kepentingan masyarakat dan daerah,” tutupnya.












