Scroll untuk baca artikel
Ekonomi

Yohanes Rumat Soroti Dugaan Tender Rp.80 Miliar di Bank NTT: “Direksi Baru Harus Hadir Untuk Memperbaiki”

Avatar photo
×

Yohanes Rumat Soroti Dugaan Tender Rp.80 Miliar di Bank NTT: “Direksi Baru Harus Hadir Untuk Memperbaiki”

Sebarkan artikel ini
Reporter: Ben |  Editor: Redaksi

MTN (Medium Term Notes) yang diterbitkan melalui dokumen yang sama, meski penanggung jawab direksi berbeda.

Pengambilan keputusan yang cenderung ditangani oknum tertentu, dari level atas hingga bawah.

Scroll Untuk Lanjutkan Membaca
Advertising!

“Direksi Baru mengakui ada persoalan-persoalan yang harus dibenahi. Ini membuktikan bahwa evaluasi kami di Komisi III selama ini tidak salah,” kata Rumat.

Biaya Personal Terlalu Tinggi, Dividen Daerah Menurun

Rumat juga menyinggung tingginya beban biaya personal di Bank NTT yang menurutnya memberi tekanan signifikan pada keuangan bank.

Baca Juga :  Pengurus - Pengawas Kopdit Swasti Sari TB. 2025 Pertanyaan Legitimasi Pelantikan Plt. GM Wakil GM Versi RALB

“Banyak uang mengalir ke pos-pos yang tidak seharusnya. Pembengkakan tenaga kerja membuat biaya membesar dan berdampak pada menurunnya dividen yang diterima daerah,” ungkapnya.

Ia menegaskan, Direksi Baru telah berkomitmen di hadapan Komisi III untuk memperbaiki seluruh aspek yang selama ini menjadi beban Bank NTT.

Komitmen Perbaikan Ditunggu

Di akhir pernyataannya, Rumat menegaskan bahwa Komisi III akan terus memantau langkah Direksi Baru dalam menata ulang manajemen Bank NTT.

“Kami menunggu langkah nyata. Bank NTT harus kembali sehat demi kepentingan masyarakat dan daerah,” tutupnya.