Dalam diskusi publik bertajuk “Pengentasan Kemiskinan Melalui Kolaborasi Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat Desa”.
Kasmirus menegaskan bahwa kemiskinan tidak hanya disebabkan oleh faktor eksternal, tetapi juga dipengaruhi oleh kebiasaan yang berkembang di tengah masyarakat.

Menurutnya, sejumlah faktor internal yang perlu segera dihilangkan antara lain tingginya pengeluaran untuk kegiatan adat dan sosial, budaya konsumtif setelah memperoleh pendapatan, belum terbiasanya keluarga membuat perencanaan keuangan, usaha yang masih berorientasi pada kebutuhan sehari-hari, ketergantungan pada bantuan, serta belum terbiasanya masyarakat mengelola keuangan secara cerdas.
“Kalau faktor-faktor ini tidak segera diperbaiki, masyarakat akan sulit keluar dari lingkaran kemiskinan,” tegas Kasmirus.
Ia menambahkan, pengentasan kemiskinan tidak bisa hanya menjadi tanggung jawab pemerintah. Menurutnya, dibutuhkan kolaborasi antara pemerintah desa, lembaga keuangan, organisasi masyarakat, lembaga keagamaan, dunia pendidikan, dan generasi muda.
Kasmirus juga mengusulkan agar seluruh pemerintah desa di Pulau Solor melakukan pendataan terhadap seluruh lembaga keuangan yang beroperasi di wilayahnya, baik perbankan maupun non perbankan.










