KUPANG | BuletinNTT.com – Menyambut perayaan Hari Raya Nyepi Tahun Baru Saka 1948 dan Idul Fitri 1447 Hijriah, PLN Unit Induk Wilayah Nusa Tenggara Timur (UIW NTT) memastikan kesiapan penuh dalam menjaga keandalan pasokan listrik di seluruh wilayah NTT.
PLN menetapkan masa siaga kelistrikan mulai 12 hingga 31 Maret 2026. Fokus utama pengamanan mencakup sistem interkoneksi Timor dan Flores, serta sejumlah lokasi prioritas yang menjadi pusat aktivitas masyarakat selama perayaan keagamaan.
Dari sisi pasokan, kondisi sistem kelistrikan di NTT dipastikan dalam status aman.
Pada Sistem Timor, Daya Mampu Pasok (DMP) tercatat sebesar 193,59 MW dengan Beban Puncak (BP) 117,19 MW, sehingga tersedia cadangan daya sebesar 76,40 MW.
Sementara itu, Sistem Flores memiliki DMP 117,04 MW dan BP 87,74 MW, dengan cadangan daya sebesar 29,30 MW.
Kondisi ini menunjukkan bahwa ketersediaan listrik di wilayah NTT mencukupi untuk memenuhi kebutuhan masyarakat selama periode siaga Nyepi dan Idul Fitri.
Untuk mendukung keandalan tersebut, PLN UIW NTT menyiagakan sebanyak 1.038 personel yang terdiri dari pegawai PLN dan PLN Group. Seluruh personel disebar di berbagai unit kerja dan bersiaga selama 24 jam.









