Selain itu, PLN juga menyiapkan berbagai sarana pendukung, antara lain 203 unit kendaraan operasional, 90 unit genset, 36 unit Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU), 16 unit Unit Gardu Bergerak (UGB), 9 unit Uninterruptible Power Supply (UPS), 4 unit crane, serta 27 posko siaga.
Penguatan juga dilakukan pada dua pusat pengatur beban, yakni RCC Timor dan RCC Flores, guna memastikan sistem kelistrikan tetap stabil serta responsif terhadap potensi gangguan.
Tak hanya itu, PLN turut memprioritaskan pengamanan di 53 lokasi strategis, meliputi rumah ibadah, fasilitas transportasi, pusat keramaian, pusat perbelanjaan, hingga rumah sakit.
Setiap lokasi dilengkapi dengan sistem pengamanan berlapis, termasuk suplai listrik utama, UPS, serta cadangan genset.
General Manager PLN UIW NTT, F Eko Sulistyono, menegaskan bahwa kesiapan ini merupakan bagian dari komitmen PLN dalam memberikan layanan terbaik kepada masyarakat.
“PLN memastikan seluruh sistem dalam kondisi andal, dengan cadangan daya yang cukup serta dukungan personel dan peralatan yang siaga penuh”.
‘Kami berkomitmen agar masyarakat dapat menjalankan ibadah dan merayakan Nyepi serta Idul Fitri dengan nyaman tanpa gangguan kelistrikan,” ujarnya.








