Kebijakan ini membuat bank memiliki lebih banyak dana untuk disalurkan sebagai pinjaman, stimulus kredit sektor riil.
Likuiditas yang melimpah, Himbara diharapkan dapat mempercepat penyaluran kredit kepada sektor-sektor produktif seperti Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), pertanian, atau industri manufaktur.
Hal ini dapat mendorong roda perekonomian dan menciptakan lapangan kerja. Bayang-bayang geliat pertumbuhan ekonomi digadang-gadang bakal menembus pertumbuhan ekonomi 6,5%.
Efek Penyaluran Kredit
Penyaluran kredit yang efektif ke sektor riil akan menciptakan efek berganda (multiplayer effect) yang signifikan pada perekonomian.
Peningkatan produksi dan investasi dengan memberikan modal bagi pelaku usaha untuk membeli bahan baku, menambah mesin, atau memperluas usaha.
Peningkatan ini secara langsung menaikkan kapasitas produksi nasional dan mendorong investasi. Dampak yang diharapkan adalah penciptaan lapangan kerja.
Ketika UMKM atau sektor produktif lainnya berkembang, mereka membutuhkan lebih banyak tenaga kerja.
Penyerapan tenaga kerja ini akan mengurangi angka pengangguran dan meningkatkan pendapatan masyarakat yang pada gilirannya meningkatkan daya beli masyarakat untuk memicu konsumsi dan mendorong pertumbuhan ekonomi lebih lanjut.












