“Kami ingin memastikan KUR ini dipakai untuk mengurus orang miskin dan membuat mereka berdaya secara ekonomi,” tegasnya.

Melki menyoroti strategi pendampingan Obor Mas yang dimulai dari pembiayaan skala kecil. Menurutnya, pola tersebut efektif melatih manajemen keuangan anggota sebelum mereka mengakses pembiayaan lebih besar.
“Orang lebih baik berlatih dulu dengan pinjaman kecil. Setelah manajemen keuangannya beres, baru masuk ke KUR yang lebih besar. Skema seperti ini harus kita dorong secara luas,” tambahnya.
Di akhir kunjungan, Melki Laka Lena secara resmi mendaftarkan diri sebagai anggota Kopdit Obor Mas sebagai bentuk dukungan moral terhadap koperasi yang dinilai memiliki kinerja sangat sehat dan profesional.

Sementara itu, General Manager Kopdit Obor Mas, Leonardus Frediyanto Moat Lering, memaparkan capaian kinerja koperasi hingga Tahun Buku 2025. Jumlah anggota tercatat 165.412 orang dengan dukungan 478 karyawan.












