“Dengan demikian, rantai produksi hingga pemasaran dapat terhubung secara utuh dan berkelanjutan,” ungkap Gubernur NTT.
Melalui pemenuhan empat prasyarat ini, Pemerintah Provinsi NTT menegaskan bahwa pengembangan UMKM dan IKM bukan sekadar wacana, melainkan langkah nyata untuk membangun ekonomi kerakyatan.
Pemerintah Provinsi NTT menargetkan pembangunan NTT Mart di seluruh kabupaten/kota se-NTT, dengan tahun ini menjadi momentum percepatan realisasi.
Gubenur Melki menegaskan komitmen yang kuat untuk menggerakkan ekonomi rakyat dengan menuntaskan peluncuran NTT Mart di seluruh kabupaten di Provinsi NTT.
“Ini adalah peluncuran NTT Mart yang ke-10. Setelah Natal kita luncurkan lagi di kabupaten-kabupaten yang belum” Tegasnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi NTT, Zet Sony Libing, dalam laporannya, menyampaikan bahwa NTT Mart Manggarai Barat merupakan hasil kerja sama Pemerintah Provinsi NTT dan Dekranasda Manggarai Barat.
“Saat ini, NTT Mart Manggarai Barat menampilkan 323 produk, dari 32 pengusaha IKM lokal.
Sony Libing menegaskan komitmen anggaran tahun depan lebih dari Rp200 juta untuk penambahan dan pembelian produk lokal yang akan dipasarkan dalam NTT Mart Manggarai Barat.












