Ia juga mengingatkan bahwa bekerja di Swasti Sari bukan semata-mata untuk mendapatkan gaji, melainkan untuk menjadi bagian dari solusi persoalan ekonomi masyarakat, khususnya di NTT.
“Kami mencari pribadi yang benar dan baik. Karena benar itu sudah pasti baik, tapi baik belum tentu benar,” ucapnya.
Pilihan Tepat Bersama Swasti Sari
Wakil Ketua Pengurus Kopdit Swasti Sari, Fransiskus Ola Krowin, yang membuka tahapan ujian tulis, menyampaikan rasa bangganya atas antusiasme generasi muda yang memilih Swasti Sari sebagai tempat untuk membangun masa depan.
“Hidup ini adalah pilihan. Dan kalian sudah memilih Swasti Sari, lembaga yang terdepan dan terpercaya,” kata Fransiskus.

Ia mengajak para peserta untuk menunjukkan semangat dan komitmen dalam menyelesaikan ujian tulis dengan baik.
“Kami butuh orang-orang yang punya visi, semangat, dan tenaga yang kuat untuk membesarkan lembaga ini sampai seribu tahun ke depan,” tambahnya.
Seleksi tahap ketiga ini berlangsung serentak di 17 titik, termasuk kantor pusat dan cabang-cabang Kopdit Swasti Sari di seluruh wilayah operasionalnya.












