Angka ini tergolong rendah dan menunjukkan kualitas portofolio pembiayaan yang sehat serta sistem manajemen risiko yang berjalan efektif.
Menurut Lambert, capaian tersebut merupakan hasil pengawasan internal yang ketat, evaluasi rutin, serta komitmen seluruh jajaran dalam menjaga disiplin kredit.
Opini WTP Perkuat Kredibilitas
Dari sisi akuntabilitas, hasil audit Kantor Akuntan Publik independen “HSE” Hendro, Syukron dan Edy di Jakarta memberikan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP).
Opini WTP ini menegaskan bahwa laporan keuangan koperasi disajikan secara wajar dan sesuai standar akuntansi yang berlaku.
Selain audit eksternal, hasil penilaian pengawas internal juga menempatkan koperasi dalam kategori sehat dengan skor 84.
Opini WTP dan skor kesehatan tersebut menjadi fondasi kuat bagi koperasi dalam membangun kepercayaan publik serta memperluas jejaring usaha di tingkat regional maupun nasional.
“Capaian ini bukan untuk berpuas diri, tetapi menjadi motivasi untuk terus memperbaiki tata kelola, meningkatkan profesionalisme, dan menjaga integritas lembaga,” tegas Lambert.
Dengan pertumbuhan anggota yang solid, aset yang terus meningkat, NPL yang terkendali, SHU yang stabil, serta opini audit WTP, Swasti Sari dinilai berada pada fase penguatan tata kelola dan konsolidasi kelembagaan menuju koperasi yang semakin sehat dan berdaya saing.












