Scroll untuk baca artikel
Daerah

WALHI NTT: Tambang Emas Ilegal Ancam Penyangga Taman Nasional Laiwanggi Wanggameti, Sumba Harus Diselamatkan

Avatar photo
×

WALHI NTT: Tambang Emas Ilegal Ancam Penyangga Taman Nasional Laiwanggi Wanggameti, Sumba Harus Diselamatkan

Sebarkan artikel ini
Reporter: Ben |  Editor: Redaksi

WAINGAPU | BuletinNTT.com – Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (WALHI) Nusa Tenggara Timur menyoroti maraknya aktivitas tambang emas ilegal di wilayah penyangga Taman Nasional Laiwanggi Wanggameti, Kabupaten Sumba Timur.

Aktivitas tersebut dilaporkan terjadi di sejumlah desa seperti Karipi, Wanggameti, Mahaniwa, Ramuk, Katikutana, Katikuwai, dan Praibokul. Kawasan ini merupakan wilayah strategis yang berfungsi sebagai penyangga sistem tata air, habitat spesies endemik dan dilindungi, serta kawasan tangkapan air utama di Pulau Sumba.

Scroll Untuk Lanjutkan Membaca
Advertising!

Divisi Hukum WALHI NTT, Yulianto Behar Nggali Mara, menegaskan bahwa kawasan tersebut merupakan hulu dari enam daerah aliran sungai (DAS) utama di Sumba Timur, yakni DAS Kambaniru, DAS Melolo, DAS Kawangu, DAS Watumbaka, DAS Kadumbul, dan DAS Nggongi.

Baca Juga :  Pertamina Perkuat Pasokan BBM di Sumba, Antrean SPBU Jadi Perhatian

“Kerusakan di wilayah hulu akan berdampak langsung pada ketahanan air dan pangan masyarakat di wilayah hilir. Sumba Timur sangat rentan terhadap kekeringan dan krisis iklim, sehingga kawasan ini tidak boleh dirusak,” tegas Yulianto dalam keterangan tertulisnya, Sabtu (21/2/2026).

Yulianto Behar Nggali Mara, SH., M.H. | Divisi Hukum WALHI NTT