Ia juga mengajak seluruh masyarakat untuk terus memelihara toleransi dan kekompakan lintas suku, agama, dan budaya di Provinsi Nusa Tenggara Timur.
Menurutnya, keberagaman adalah kekuatan, perbedaan tidak boleh dipertentangkan.
“Kita berbeda-beda, tapi satu tujuan: membangun NTT yang damai, maju, sehat, dan sejahtera”. Ujar Wagub NTT.
Momentum ini harus dijadikan ruang bersama untuk menjaga rasa kekeluargaan,” tambahnya.
FKP NTT : Jaga Persaudaraan
Ketua FPK NTT, Theo Widodo, menyampaikan bahwa deklarasi ini bertujuan memperkuat solidaritas sosial, menolak kekerasan, dan mengajak seluruh elemen masyarakat menjaga persaudaraan dan kedamaian antar etnis dan kelompok.
“Seruan damai ini bukan hanya simbolik, tapi bagian dari komitmen bersama untuk terus hidup rukun dan saling menjaga,” ujarnya.
Kegiatan ini ditutup dengan doa bersama yang diikuti oleh para tokoh etnis, agama, dan masyarakat lintas budaya di NTT.












