“Kalau hanya satu tanaman, saat gagal panen kita langsung terdampak. Ini yang ingin kita ubah,” ujarnya.
Kelapa Jadi Penopang Ekonomi
Dari ketiga komoditas tersebut, kelapa diposisikan sebagai penyangga ekonomi karena dapat dipanen sepanjang tahun.
Berbeda dengan kemiri dan asam yang bersifat musiman, kelapa memberikan pemasukan yang lebih stabil bagi keluarga.
“Kelapa ini seperti tabungan hidup. Dia berbuah terus, jadi bisa jadi sumber penghasilan rutin,” katanya.
Pinang, Peluang Besar yang Mulai Dilirik
Selain itu, tanaman pinang juga mulai dilihat sebagai peluang ekonomi yang menjanjikan. Tingginya permintaan pasar membuat komoditas ini memiliki nilai ekonomi yang besar.
“Nilainya bisa sampai miliaran rupiah setiap tahun. Selama ini kita hanya melihat dari luar. Sekarang saatnya kita produksi sendiri,” ungkapnya.

Adat dan Literasi Jadi Kekuatan
Pengembangan sektor pertanian di Desa Kufeu tidak hanya berbasis ekonomi, tetapi juga diperkuat dengan nilai-nilai adat sebagai kontrol sosial.
Menurut Leonsius, adat dapat menjadi pengikat moral masyarakat untuk menjaga tanaman dan hasil kebun secara bersama.












