Sementara itu, Anggota Komisi IV DPRD NTT sekaligus Wakil Ketua Fraksi PSI, Simaon Polin, menyebutkan bahwa upaya penanganan darurat sedang dilakukan di lapangan.
“Informasi yang saya terima, saat ini sedang diupayakan pembukaan jalan alternatif. Bahkan ada keterlibatan pihak swasta dan masyarakat untuk membantu membuka akses sementara,” jelasnya.

Menurutnya, keberadaan jalur alternatif sangat penting mengingat jalan tersebut merupakan satu-satunya akses utama yang menghubungkan berbagai kabupaten hingga lintas negara.
Komisi IV DPRD NTT juga berencana turun langsung ke lokasi untuk mengecek kondisi di lapangan serta memastikan langkah penanganan berjalan efektif.
“Kami akan segera ke lokasi untuk melihat langsung dan mengambil langkah strategis demi kenyamanan dan keselamatan masyarakat,” tegasnya.
DPRD NTT juga mendorong pihak Balai Jalan Nasional untuk mengkaji pembukaan jalur alternatif secara matang dengan mempertimbangkan kondisi geografis dan kontur tanah, agar tidak menimbulkan masalah baru di kemudian hari.
Hingga saat ini, arus lalu lintas di lokasi kejadian masih terganggu, sementara petugas tampak berjaga dan mengatur kendaraan di sekitar area jembatan yang amblas.












