Langkah tersebut dilakukan agar bantuan yang diberikan tidak berhenti pada seremoni, tetapi benar-benar menyentuh kebutuhan warga yang sedang menghadapi dampak bencana.
Sebelumnya, Ahmad Yohan telah mendorong jajaran PAN di berbagai daerah untuk mengaktifkan posko kemanusiaan dan bergerak cepat membantu masyarakat terdampak.
Menurut Ketua DPW PAN NTT, dalam situasi bencana, koordinasi dari balik meja tidak cukup. Kehadiran langsung di tengah warga diperlukan untuk memastikan masyarakat mendapatkan bantuan secara cepat dan tepat.
Ahmad Yohan: Warga Tidak Boleh Berjuang Sendiri
Ahmad Yohan menegaskan bahwa kehadiran PAN di tengah masyarakat merupakan bagian dari tanggung jawab kemanusiaan.
Menurutnya, warga terdampak bencana tidak hanya membutuhkan simpati, tetapi juga kehadiran dan bantuan nyata.
Karena itu, jajaran PAN NTT terus bergerak menyisir wilayah terdampak untuk mengetahui secara langsung kondisi masyarakat.
Di sejumlah lokasi, warga masih menghadapi kerusakan rumah, keterbatasan kebutuhan pokok, hingga trauma akibat gempa.
Kondisi tersebut menjadi alasan PAN NTT untuk terus hadir mendampingi masyarakat dalam masa pemulihan.
“Politik yang sesungguhnya bukan hanya hadir ketika rakyat dibutuhkan, tetapi hadir ketika rakyat membutuhkan.” Ujar Ahmad Yohan, Rabu (19/08/2026).












