KEFAMENANU | BuletinNTT.com – Kasus dugaan intimidasi terhadap dokter Icha, dokter jaga Rumah Sakit (RS) Leona Kefamenanu, Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU), memasuki babak baru.
Kondisi kesehatan mental dokter Icha menjadi perhatian keluarga setelah hasil pemeriksaan dokter spesialis kejiwaan menunjukkan adanya gangguan psikologis berat.
Berdasarkan pemeriksaan dokter spesialis kejiwaan di salah satu rumah sakit di Kota Kupang, dokter Icha didiagnosis mengalami episode depresi berat tanpa gejala psikotik.
Dalam keterangan medis tersebut dijelaskan bahwa pasien mengalami kondisi depresi berat yang disertai dengan riwayat percobaan bunuh diri.
Pihak keluarga menyebut kondisi tersebut terjadi setelah dokter Icha mengalami tekanan psikologis akibat dugaan intimidasi yang dialaminya ketika menjalankan tugas pelayanan medis di ruang Instalasi Gawat Darurat (IGD) RS Leona Kefamenanu.
Dugaan intimidasi tersebut melibatkan tiga anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten TTU yang saat itu berada di rumah sakit.
Keluarga dokter Icha menilai peristiwa tersebut bukan hanya menyangkut persoalan pribadi, tetapi juga menyangkut kehormatan profesi tenaga kesehatan yang sedang menjalankan tugas pelayanan kepada masyarakat.
Keluarga Siapkan Langkah Hukum
Atas kejadian tersebut, keluarga dokter Icha memastikan akan mengambil langkah hukum terhadap pihak-pihak yang diduga terlibat.










