Menurut Rubin, bantuan yang diberikan bukan sekadar persoalan materi, tetapi merupakan wujud kehadiran gereja di tengah masyarakat yang sedang mengalami masa sulit.
“Bagi kami, bantuan ini bukan sekadar angka atau materi. Ini adalah wujud kasih, kepedulian, dan kehadiran Gereja bersama masyarakat yang sedang menghadapi masa sulit,” kata Rubin.

Ia menyadari bantuan yang diberikan belum mampu menghapus seluruh penderitaan masyarakat terdampak. Namun, bantuan tersebut diharapkan dapat meringankan beban dan memenuhi kebutuhan mendesak masyarakat.
“Kami berharap bantuan ini dapat meringankan beban, memenuhi kebutuhan yang mendesak, serta memberikan kekuatan dan pengharapan bagi mereka,” ujarnya.
Pdt Rubin juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh jemaat, pejabat gereja, BPD, BPLN, serta keluarga besar GBI yang telah mengambil bagian dalam gerakan kemanusiaan tersebut.
Disaksikan Unsur Pemerintah dan Pimpinan Gereja
Prosesi penyerahan donasi turut disaksikan Asisten I Setda Provinsi NTT, Alex Lumba, bersama unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Provinsi NTT dan Kota Kupang.










