“Saya minta agar pemerintah segera melakukan pendataan ulang. Jangan sampai ada warga kurang mampu yang terabaikan hanya karena persoalan administrasi. Listrik ini kebutuhan,” tegasnya.
Minta Alokasi Anggaran untuk Listrik Subsidi
Dalam kesempatan yang sama, Merci Piwung juga mendorong agar ada pengalokasian anggaran khusus dalam APBD provinsi maupun kabupaten, guna mendukung sambungan listrik ke rumah-rumah warga tak mampu serta pembiayaan subsidi secara adil dan merata.
Ia berharap agar instansi teknis seperti Dinas ESDM, Dinas Sosial, dan PLN dapat turun langsung ke desa-desa untuk melakukan sosialisasi dan pemutakhiran data warga yang layak menerima program listrik bersubsidi.
“Keadilan sosial bukan hanya soal kesehatan dan pendidikan. Penerangan listrik pun bagian dari hak dasar. Saya akan terus perjuangkan ini di DPRD,” tutup Merci Piwung.
Keluhan Dari Warga Saat Reses
Keluhan soal listrik ini menjadi salah satu dari sejumlah persoalan yang ditemukan Angela Merci Piwung selama masa reses di Dapil 5, yang meliputi Kabupaten Ngada, Nagekeo, Ende, dan Sikka.
Sebelumnya, ia juga menerima aduan terkait akses BPJS Kesehatan dan Ketenagakerjaan yang belum merata di wilayah tersebut.










