Scroll untuk baca artikel
Daerah

Wagub NTT Johny Asadoma Harapkan Opini Ombudsman RI Jadi Instrumen Evaluasi Berkelanjutan

Avatar photo
×

Wagub NTT Johny Asadoma Harapkan Opini Ombudsman RI Jadi Instrumen Evaluasi Berkelanjutan

Sebarkan artikel ini
Reporter: Ben |  Editor: Redaksi
Wagub NTT Johni Asadoma Saat Membuka kegiatan Entry Meeting Penilaian Opini Ombudsman RI Tahun 2026 yang digelar Perwakilan Ombudsman RI Provinsi NTT di Aula Fernandez - Kantor Gubernur NTT, Jalan El Tari - Kota Kupang, Selasa (04/08/2026)

KUPANG | BuletinNTT.com – Wakil Gubernur (Wagub) Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) Johni Asadoma mengharapkan Pemda Provinsi NTT dan Pemda Kabupaten/Kota di NTT menjadikan Opini Ombudsman RI: Penilaian Maladministrasi Pelayanan Publik menjadi instrumen evaluasi pelayanan publik secara berkelanjutan.

Hal itu disampaikan Johni Asadoma saat membuka kegiatan pertemuan pendahuluan (Entry Meeting) Penilaian Opini Ombudsman RI Tahun 2026 yang digelar Perwakilan Ombudsman RI Provinsi NTT di Aula Fernandez – Kantor Gubernur NTT, Jalan El Tari – Kota Kupang, Selasa (04/08/2026).

Scroll Untuk Lanjutkan Membaca
Advertising!

“Penilaian ini menjadi instrumen evaluasi berkelanjutan yang mendorong perubahan nyata dalam tata kelola pelayanan publik, bukan sekadar memenuhi indikator penilaian” kata Johni Asadoma

Baca Juga :  Hari Pertama Menjabat Sekda Ende, Geby Dalla Terima Tim Ombudsman NTT
Wagub NTT Johni Asadoma Saat Membuka kegiatan Entry Meeting Penilaian Opini Ombudsman RI Tahun 2026 yang digelar Perwakilan Ombudsman RI Provinsi NTT di Aula Fernandez – Kantor Gubernur NTT, Jalan El Tari – Kota Kupang, Selasa (04/08/2026)

Kegiatan Entry Meeting dihadiri Pimpinan Ombudsman RI Robert Endi Jaweng, Plt. Kepala Perwakilan Ombudsman RI Provinsi NTT Philipus Max Jemadu dan masing-masing Pemda diwakili oleh Sekretaris Daerah (Sekda) dan Kepala OPD yang akan dinilai, yakni Dinas Pendidikan, Dinas Sosial, Dinas PUPR, dan RSUD.