Scroll untuk baca artikel
Daerah

Wagub NTT Johny Asadoma Harapkan Opini Ombudsman RI Jadi Instrumen Evaluasi Berkelanjutan

Avatar photo
×

Wagub NTT Johny Asadoma Harapkan Opini Ombudsman RI Jadi Instrumen Evaluasi Berkelanjutan

Sebarkan artikel ini
Reporter: Ben |  Editor: Redaksi
Wagub NTT Johni Asadoma Saat Membuka kegiatan Entry Meeting Penilaian Opini Ombudsman RI Tahun 2026 yang digelar Perwakilan Ombudsman RI Provinsi NTT di Aula Fernandez - Kantor Gubernur NTT, Jalan El Tari - Kota Kupang, Selasa (04/08/2026)

Senada dengan harapan Wagub Provinsi NTT, Pimpinan Ombudsman RI Robert Endi Jaweng menegaskan Opini Ombudsman RI merupakan pendapat resmi ombudsman dalam rangka pengawasan pelayanan publik yang dijadikan.

“Opini Ombudsman RI sebagai dasar perbaikan pelayanan publik lebih lanjut dalam rangka reformasi pelayanan publik” tegas Endi Jaweng

Scroll Untuk Lanjutkan Membaca
Advertising!

Plt. Kepala Perwakilan Ombudsman RI Provinsi NTT Philipus Max Jemadu menjelaskan pertemuan pendahuluan (Entry Meeting) merupakan tahapan awal dari serangkaian kegiatan Penilaian Maladministrasi Pelayanan Publik.

Baca Juga :  Audit ISO 37001, Karolus Karni Lando: Angkasa Pura Support Kupang Buka Peluang Kerja, Bangun Profesionalisme Putra-Putri NTT

“Kegiatan ini merupakan forum koordinasi antara Ombudsman RI dengan penyelenggara pelayanan publik guna menyampaikan kebijakan, mekanisme, indikator, tahapan, serta jadwal pelaksanaan Penilaian Maladministrasi Tahun 2026” jelas Max Jemadu

Adapun Penilaian Maladministrasi Penyelenggaraan Pelayanan Publik Tahun 2026 di Provinsi Nusa Tenggara Timur akan dimulai pertengahan bulan Agustus pada 22 (dua puluh satu) Pemerintah Daerah, 20 (dua puluh) Kepolisian Resor, 20 (dua puluh) Kantor Pertanahan Kabupaten/Kota, serta 4 (empat) Kantor Imigrasi.