KUPANG | BuletinNTT.com — Mantan Pengawas KSP Kopdit Swasti Sari, Tesar Gerans, ungkap adanya permintaan dana penghargaan pensiun yang disampaikan langsung oleh mantan General Manager (GM) Yohanes Sason Helan (YSH) dalam forum rapat internal lembaga.
Menurut Tesar, permintaan itu disampaikan secara terbuka di hadapan pengurus, pengawas, Wakil General Manager (WGM), hingga para kepala divisi dalam rapat internal koperasi saat itu.
“Dalam rapat internal, beliau secara terbuka meminta agar ketika memasuki masa pensiun, lembaga memberikan penghargaan sebesar 0,1 persen dari total aset koperasi,” ungkap Tesar, Jumat (22/05/2026).
Ia menjelaskan, saat permintaan itu disampaikan, total aset KSP Kopdit Swasti Sari berada di kisaran Rp970 miliar. Dengan hitungan tersebut, nilai penghargaan yang diminta mencapai sekitar Rp970 juta.
Tesar menegaskan bahwa dirinya bersama Ketua Pengurus aktif saat itu Lambert Ara Tukan, dalam diskusi sebenarnya hanya mempertimbangkan angka penghargaan di kisaran Rp250 juta hingga Rp300 juta sebagai bentuk penghormatan atas jasa mantan GM tersebut.
Namun hal lain terjadi dalam forum rapat berikutnya, Ketua Pengurus langsung ketuk palu, teman-teman sepakat ya, penghargaan untuk GM 1 M.












