KUPANG | BuletinNTT.com – Ketua Diaspora for Rote Ndao, Alfred Zacharias, memberikan apresiasi terhadap langkah Bupati Ngada yang mencabut Surat Keputusan (SK) tentang pengangkatan Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Ngada.
Alfred yang juga pernah menjabat sebagai Sekretaris Daerah Kabupaten Rote Ndao menilai, keputusan tersebut mencerminkan sikap kepemimpinan yang negarawan dan menjunjung tinggi etika pemerintahan serta aturan birokrasi yang berlaku.
“Saya melihat Bupati Ngada telah menunjukkan jati dirinya sebagai pemimpin yang bijak, tidak egois, dan tidak otoriter. Ini adalah sikap yang patut diapresiasi,” ujarnya, Rabu (18/03/2026).
Menurut Alfred, langkah pencabutan SK tersebut juga menunjukkan bahwa Bupati Ngada memahami secara utuh posisi dan kewenangannya dalam sistem pemerintahan daerah, termasuk hubungan dengan Gubernur sebagai wakil pemerintah pusat di daerah.
Ia menegaskan, keputusan tersebut mencerminkan komitmen untuk menjaga sinergi dan harmonisasi dalam tata kelola pemerintahan di Nusa Tenggara Timur (NTT).
“Ini penting agar tidak terjadi ‘fault line’ atau perpecahan dalam sistem pemerintahan daerah. Kepentingan yang lebih luas harus diutamakan demi terciptanya pemerintahan yang kolaboratif dan harmonis,” tambahnya.










