Scroll untuk baca artikel
Politik

Ira Sobeukum, Srikandi PKB DPRD Kabupaten Kupang yang Konsisten Perjuangkan Perempuan dan Kaum Muda

Avatar photo
×

Ira Sobeukum, Srikandi PKB DPRD Kabupaten Kupang yang Konsisten Perjuangkan Perempuan dan Kaum Muda

Sebarkan artikel ini
Reporter: Ben |  Editor: Redaksi

KUPANG | BuletinNTT.com – Konsistensi dan keberanian menjadi kunci perjalanan politik Ira Sobeukum.

Anggota DPRD Kabupaten Kupang dari Fraksi PKB ini kini memasuki periode keduanya sebagai wakil rakyat, setelah melalui proses panjang sejak masa kuliah.

Scroll Untuk Lanjutkan Membaca
Advertising!

Ira pertama kali maju sebagai calon anggota DPRD saat masih duduk di bangku kuliah semester tujuh.

Keputusan tersebut lahir dari semangat aktivisme yang telah ia bangun sejak menjadi bagian dari LMD (Liga Mahasiswa Demokrasi).

Baginya, politik bukan sekadar jabatan, melainkan ruang perjuangan untuk memperluas dampak kerja-kerja sosial yang telah ia lakukan sebagai mahasiswa.

Baca Juga :  Fraksi Amanat Sejahtera DPRD NTT Terima Ranperda Perubahan Status Bank NTT Jadi Perseroda

Namun langkah awalnya tidak berjalan mulus. Pada pencalonan pertamanya, Ira belum berhasil meraih kursi legislatif.

Kegagalan itu justru menjadi motivasi untuk terus belajar dan memperkuat basis perjuangan.

Setelah menamatkan pendidikan, ia kembali maju pada Pemilu 2019 dan berhasil terpilih sebagai anggota DPRD Kabupaten Kupang.

Kini, di periode keduanya, Ira menjadi salah satu dari tiga srikandi yang duduk di lembaga legislatif tersebut.

Ira Sobeukum – Anggota DPRD Kabupaten Kupang Fraksi PKB

Kehadirannya menjadi simbol keterwakilan perempuan dalam proses pengambilan kebijakan di daerah.

Menurut Ira, masih banyak ruang perjuangan yang bisa dilakukan di DPRD, terutama dalam memperjuangkan kepentingan perempuan, anak muda, dan masyarakat kecil.

Baca Juga :  Hadiri Rakorwil DPW PAN NTT | Simon Petrus Kamlasi | PAN Target 4 Besar Nasional

Ia menilai pengalaman sebagai aktivis mahasiswa sangat membantunya memahami persoalan riil yang dihadapi masyarakat.

Ira juga mendorong generasi muda agar tidak takut terjun ke dunia politik. Baginya, politik adalah salah satu jalur perjuangan yang sah dan strategis untuk membawa perubahan.

Ia pun menegaskan pentingnya keberanian perempuan untuk tampil di ruang publik dan politik. “Perempuan harus berani, karena hanya perempuan yang benar-benar memahami apa yang dibutuhkan kaumnya,” ujarnya.

Ke depan, Ira berharap semakin banyak perempuan dan anak muda yang terlibat aktif dalam politik, sehingga kebijakan yang lahir benar-benar merepresentasikan kebutuhan seluruh lapisan masyarakat.